Sabtu, 08 Agustus 2015

Bersiap untuk Kelas Inspirasi Semarang #2

Ceritanya gara2 gak ada kesibukan di malam ini daripada galau dan bingung harus ngapain males buat skripsi jadi akhirnya saya putuskan buat browsing tentang Kelas Inspirasi Semarang 2 (KIS2) dan juga nemu beberapa postingan tentang Kelas Inspirasi 1.

Salah satunya tulisan Mbandah salah seorang teman yang ikut komunitas blogger Loenpia bareng saya dan juga merupakan relawan fotografer yang sekelompok dengan saya di SD Kanisius Cabean sewaktu di KI Semarang 1.

Banyak hal baru ternyata dari KIS 2 dan seru setelah tau kalau acaranya akan segera dilaksanakan 14 September 2015 mendatang..

Apa aja sih yang baru dan tentunya lebih seru?

Pastinya panitia dari KIS 2 ini ada beberapa yang baru dibandingkan dengan KIS 1 dulu, karena ada beberapa orang termasuk saya yang belum bisa join karena ada kendala pada perkuliahan yang tak kunjung usai.. hehehehe

KIS 2 pastinya akan lebih seru, karena saya optimis dengan orang - orang yang penuh semangat dan kemauan keras pastinya bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa, ditambah lagi panitia yang sekarang kebanyakan orang-orang profesional dan beberapa mahasiswa.

Oya KIS 2 juga keren lho, karena ada website yang dibuat khusus untuk memudahkan pendaftaran relawan Kelas Inspirasi. Buat yang penasaran bisa langsung aja kunjungi Web KIS 2 atau Web KI

Sekolah yang akan dituju pada KIS2 kali ini ada 3 kecamatan Ngaliyan, Mijen dan Gunung Pati.

Buat temen-temen yang penasaran tentang Kelas Inspirasi juga bisa buka video dari KI Semarang di youtube

Kita tunggu saja aksi dari para penginspirasi Indonesia :) Mari bersama membangun mimpi anak Indonesia bersama Kelas Inspirasi!

Baca Selengkapnya......

Sabtu, 21 Februari 2015

Korupsi dan Perbedaan di Indonesia

Melihat Indonesia saat ini yang mulai panas dengan berbagai konflik. Kadang membuat kita lupa bahwa kebhinekaan adalah pemersatu kita. Berbeda tapi satu, beragam budaya, agama, suku bangsa. Perbedaan itulah yang seharusnya menyatukan kita, bukan malah memecah belah. Jalinan tenun kebangsaan harus terus dijalin untuk merekatkan perbedaan itu.

Lain halnya dengan konflik perbedaan yang ada, kali ini Indonesia juga mengalami degradasi moral, dimana seseorang merasa dirinyalah yang paling benar dan meng"halal"kan segala cara dengan kekuasaan yang dimiliki dengan korupsi. Rasanya ini bukan Indonesia yang dicita-citakan dlu. Dimana sebagai anak bangsa berjanji untuk memajukan kesejateraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa,ikut melaksanakan ketertiban dunia yang tertuang dalam Undang Undang Dasar negara kita, semoga cita-cita tersebut tidak pernah luntur.

Kasus KPK VS Polri kali ini, banyak dibahas diberbagai media massa, membuat keadaan Indonesia semakin carut marut. Ada sebuah puisi dari Gus Mus yang bisa membuat kita saya merenung kembali tentang sebenarnya siapa diri ini. Untuk berpikir kembali tentang nilai-nilai yang kita anggap benar, tentang peng-halal-an terhadap korupsi yang diharamkan.

ADA APA DENGAN KALIAN
Kalian sibuk mengujarkan dan mengajarkan kalimat syahadat
Sambil terus mensekutukan diri kalian dengan Tuhan penuh semangat
Berjihad di jalan kalian
Berjuang menegakkan syariat kalian
Memerangi hamba hambaNya yang seharusnya kalian ajak ke jalanNya
Seolah olah kalian belum tahu bedanya
Antara mengajak yang diperintahkanNya
Dan memaksa yang dilarangNya
Kalian kibarkan Rasulurrahmah Al Amien dimana mana
Sambil menebarkan laknatan lil’aalamien kemana mana
Ada apa dengan kalian?
Mulut kalian berbuih akhirat
Kepala kalian tempat dunia yang kalian anggap nikmat
Ada apa dengan kalian?

Kalian bersemangat membangun masjid dan mushalla
Tapi malas memakmurkannya
Kalian bangga menjadi panitia zakat dan infak
Seolah olah kalian yang berzakat dan berinfak
Kalian berniat puasa di malam hari
Dan iman kalian ngeri
Melihat warung buka di siang hari
Kalian setiap tahun pergi umrah dan haji
Tapi kalian masih terus tega berlaku keji
Ada apa dengan kalian?
Demi menjaga tubuh dan perut kaum beriman dari virus keharaman
Kalian teliti dengan cermat semua barang dan makanan
Bumbu penyedap, mie, minyak, sabun, jajanan.
Rokok dan berbagai jenis minuman
Alkohol, minyak babi dan nikotin adalah najis dan setan
Yang mesti dibasmi dari kehidupan
Untuk itu kalian
Tidak hanya berkhotbah dan memasang iklan
Bahkan menyaingi pemerintah kalian
Menarik pajak produksi dan penjualan
Dan agar terkesan sakral
Kalian gunakan sebutan mulia, label halal
Tapi agaknya kalian melupakan setan yang lebih setan
Najis yang lebih menjijikkan
Virus yang lebih mematikan
Daripada virus alkohol, nikotin dan minyak babi
Bahkan lebih merajalela daripada epidemi
Bila karena merusak kesehatan, rokok kalian benci
Mengapa kalian diamkan korupsi yang merusak nurani
Bila karena memabokkan, alkohol kalian perangi
Mengapa kalian biarkan korupsi
Yang kadar memabokkannya jauh lebih tinggi?
Bila karena najis, babi kalian musuhi
Mengapa kalian abaikan korupsi
Yang lebih menjijikkan
Ketimbang kotoran seribu babi
Ada apa dengan kalian?
Kapan kalian berhenti membangun kandang kandang babi
Di perut dan hati kalian dengan merusak kanan-kiri?
Sampai kalian mati dan dilaknati?

Mustofa Bisri (Gus Mus)

Baca Selengkapnya......