Rabu, 20 Oktober 2010

Trend Belanja Go Green


Berbelanja secara on-line sekarang sudah tidak asing lagi. Banyak sekali situs penjual jasa yang sekadar menghubungkan antara Produsen dengan Konsumennya. Namun ada juga yang langsung menjual barang produksinya melalui situs milik mereka.

Berikut beberapa tips berbelanja "hijau". Selain berbelanja, kita sekaligus ikut dalam usaha menghijaukan bumi dan memanjakan bumi agar Bumi terus Hijau. Artikel ini akan diupdate sesuai kebutuhan. 

Sebelum melangkah ke situs-situs belanja online, Ada sebuah situs yang menarik. Menawarkan sistem berbelanja online "hijau"  tanpa harus lewat situs penjualan online yang dari awal memang dibuat untuk online-green-shop. 
Coba buka :

http://www.greenanysite.com/



Belanja Online menjadi Green Shopping hanya dengan "klik"
 
Untuk situs-situs belanja online, berikut link-linknya


 
http://www.ekotribe.com/ dan http://TheGreenEcoStore.com
Menjual sekaligus Distributor produk ramah lingkungan (green products) yang eco-friendly, organik, bisa didaur ulang. Situs ini menawarkan produk-praduk hijau untuk rumah tangga, dapur, taman, anak-anak, kantor dan kebutuhan pribadi. Salah satu produknya adalah :

http://www.thegreenoffice.com/
Tempat berbelanja Online yang menawarkan peralatan-peralatan Kantor yang ramah lingkungan


http://www.buygreen.com

Situs yang menjual barang-barang ramah lingkungan. Seperti halnya ecoseek, situs ini tergolong online shop hijau yang "lengkap"

banyak pilihan, pilih mana?
Sumber : Untuk Bumiku

Baca Selengkapnya......

UNNES SEKARAN[g] menjadi ...


UNNES SEKARAN[g] kini disebut sebagai universitas konservasi. Sebenarnya apa sih konservasi itu?

Konservasi itu sendiri merupakan berasal dari kata Conservation yang terdiri atas kata con (together) dan servare (keep/save) yang memiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya (keep/save what you have), namun secara bijaksana (wise use). Ide ini dikemukakan oleh Theodore Roosevelt (1902) yang merupakan orang Amerika pertama yang mengemukakan tentang konsep konservasi.

Gara-gara ide jenius tentang konservasi ini, waktu awal ajaran baru semua maba (mahasiswa baru) dituntut (baca: dipaksa secara tidak langsung) untuk menggunakan seragam pramuka setiap hari senin, putih hitam setiap hari selasa dan rabu, batik untuk kamis dan jumat. Mengendarai sepeda "onthel" bukan sepeda motor, padahal area untuk menuju ke fakultas masing-masing jaraknya cukup jauh dari lokasi parkiran konservasi yang dibuat

Akhirnya...


Kebijakan tentang itu semua dihapuskan atau lebih tepatnya ditunda dulu perencanaannya karena adanya tolakan dari berbagai pihak. Bukan hanya mahasiswa baru saja yang menolak kebijakan itu tapi ada juga beberapa dosen dan kakak senior yang menolak.
Rasanya hal semacam itu malah menimbulkan diskrimasi sepihak untuk maba, karena dengan adanya seragamisasi, maba menjadi "lebih terlihat" berbeda dengan mahasiswa angkatan lama.
Konservasi memang perlu dilaksanakan tapi upayanya juga harus melihat ke berbagai aspek bukan hanya untuk kepentingan sepihak saja.
^_^

Baca Selengkapnya......

Plan It Green,, Game Konservasi



Plan it Green mungkin bagi pecinta game yang juga tergabung dalam pecinta lingkungan pasti sudah pernah memainkan game ini. Game keluaran Big Fish Game ini hampir sama jenisnya dengan The Sim City yang sangat populer.Hanya bedanya dalam permainan plan it green ini semakin tinggi levelnya semakin banyak hal yang harus diperbaiki.
Dalam bermain game ini kita diajarkan juga untuk recyle, reduce, reuse. Petak-petak kosong halaman yang rusak bisa kita manfaatkan untuk membuat bangunan-bangunan yang tentunya ramah lingkungan.
Mau coba memainkan Game ini?


Kita bisa mengunduh Plan it Green disini
Buat temen-temen yang cinta lingkungan bisa juga mainkan game ini di komp kamu.
Game aja cinta lingkungan masa kita gak. Apa kata dunia?

Baca Selengkapnya......