Rabu, 28 Januari 2009

Apakah Semarang sudah siap?



Mungkin banyak warga Semarang yang tampak masih bingung dengan dibuatnya bangunan mirip seperti halte yang banyak di sepanjang jalan trotoar. Jujur, sebagai pengguna jalan trotoar, saya merasa cukup terganggu dengan adanya tempat yang mirip halte tersebut. Bagaimana tidak, kalo setiap pengguna jalan trotoar yang lewat harus dihalangi dengan bangunan berkaca dan harus turun ke jalan raya untuk berjalan, karena halte yang belum difungsikan tersebut ditutup.
Angkutan di Semarang ini tampaknya masih mampu untuk mengatasi masalah penumpang yang ada. Jadi dirasa tidaklah begitu perlu bila membuat angkutan baru yang bisa mengurangi rejeki para supir angkot yang kadang malah angkotnya seringkali kosong penumpang.



Dari sumber yang saya baca sebelumnya, diperkirakan akan ada 6 jalur yaitu :
Koridor I = Penggaron-Mangkang, , ditandai dengan garis warna merah.
Koridor II = Pudakpayung-Terboyo, abu-abu,
Koridor III = Tembalang-Terboyo, hijau muda,
Koridor IV = Banyumanik-Tanjung, Emas kuning,
Koridor V = Penggaron-Terboyo, orange,
Koridor VI = Bandara A Yani-Terboyo, merah jambu.

Badan jalan yang sempit menimbulkan kegelisahan bagi para pengendara motor, karena Bus Trans Semarang yang akan dioperasikan pasti akan memakan banyak badan jalan. Alangkah baiknya bila semua itu dipikirkan lagi secara matang. Banjir di Semarang saja belum diselesaikan, kok sudah membuat masalah baru dengan mempersempit jalan dengan bus yang besar-besar. Semoga saja dengan dioperasikannya bus tersebut bisa membuat dampak positif bagi warga Semarang.

NB: Maaf kalo gambar pertama kurang jelas atau memang benar-benar tidak jelas. Gambar diambil saat aku jalan-jalan pagi sampai ke Tugu Muda sekitar jam 04.30. Gambar kedua aku ambil dari sumber.

Baca Selengkapnya......

Jumat, 09 Januari 2009

Cici in memoriam

Ini postingan pertamaku di tahun 2009, tapi aku gak kira kalo aku akan posting tentang Cici. Kemarin itu dia masih bisa main bareng aku. Aku gendong dia sama Nonot, aku gak nyangka kalo dia pergi secepat ini.

Enam kucingku sama Cici (kelinci putihku) itu biasa makan bareng walau lauknya beda. Harusnya mereka itu rukun, Cici itu padahal gak bersalah masak bisa diserang sama Nico. Aku benci sama Nico.


Kejadiannya sih aku gak tahu pasti, soalnya itu aku udah tidur malem. Kayak biasanya Cici bobok di ruang tamu, Nico, Neo, Nit, Nat, Net, Not bobok di teras depan.
Paginya di depan kulkas waktu ibu udah bangun, ibu lihat Cici udah meninggal. Badannya dimakan sama Nico. Kenapa bisa nyimpulin kalo yang makan Nico? itu karena Nico memang sering banget makan di depan kulkas.

Mulai pagi ini sampai seterusnya, aku gak akan bisa lihat Cici lagi. Semoga Cici tenang disana. Maafin Nico ya, Ci. Dia pasti gak sengaja.

Baca Selengkapnya......