Rabu, 20 Oktober 2010

UNNES SEKARAN[g] menjadi ...


UNNES SEKARAN[g] kini disebut sebagai universitas konservasi. Sebenarnya apa sih konservasi itu?

Konservasi itu sendiri merupakan berasal dari kata Conservation yang terdiri atas kata con (together) dan servare (keep/save) yang memiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya (keep/save what you have), namun secara bijaksana (wise use). Ide ini dikemukakan oleh Theodore Roosevelt (1902) yang merupakan orang Amerika pertama yang mengemukakan tentang konsep konservasi.

Gara-gara ide jenius tentang konservasi ini, waktu awal ajaran baru semua maba (mahasiswa baru) dituntut (baca: dipaksa secara tidak langsung) untuk menggunakan seragam pramuka setiap hari senin, putih hitam setiap hari selasa dan rabu, batik untuk kamis dan jumat. Mengendarai sepeda "onthel" bukan sepeda motor, padahal area untuk menuju ke fakultas masing-masing jaraknya cukup jauh dari lokasi parkiran konservasi yang dibuat

Akhirnya...


Kebijakan tentang itu semua dihapuskan atau lebih tepatnya ditunda dulu perencanaannya karena adanya tolakan dari berbagai pihak. Bukan hanya mahasiswa baru saja yang menolak kebijakan itu tapi ada juga beberapa dosen dan kakak senior yang menolak.
Rasanya hal semacam itu malah menimbulkan diskrimasi sepihak untuk maba, karena dengan adanya seragamisasi, maba menjadi "lebih terlihat" berbeda dengan mahasiswa angkatan lama.
Konservasi memang perlu dilaksanakan tapi upayanya juga harus melihat ke berbagai aspek bukan hanya untuk kepentingan sepihak saja.
^_^

0 komentar:

Posting Komentar